Thursday, November 12, 2015

Materi Ke-1

[20:10 10/11/2015]
KMO Coach Tendi Murti:
Mari kita melihat sejarah
Buku Das Kapitalnya Karl Mark berhasil memengaruhi negara2 eropa untuk menjadi sosialis
Buku Charles Darwin The Origin of Species telah berhasil membunuh banyak kulit hitam dgn alasan manusia kulit hitam adalah manusia yg masih belum sempurna
Buku Kanun nya Ibnu Sina berhasil mengubah ilmu kedokteran ke abad keemasan
Untuk buku kontemporer, The Davinci Code berhasil mengenalkan simbol2 preemason..
Jadi bisa kita simpulkan bahwa menulis sesunguhnya bukan Sekadar hanya menulis..
Tapi niat besarlah yg menyebabkan kita harus menulis
Buku2nya Pramudya hampir seluruhnhlya ditulis sibalik penjara
Klw bahasanya Raditya Dika menulislah dimulai dari kegundahan kita...
Maka menulis bisa menjadi amal jariyah, atau malah dosa jariyah..

.
Salah satu visi KMO adalah mencetak 1000PenulisMuda. Pertanyaanya penulis muda yg seperti apa? Tentu saja penulis muda yg memberikan pencerahan
Kenapa saya bikin kelas ini? Karena terus terang saya gundah dgn keadaan sekrang yg kacau balau...
Beberapa bulan lalu medsos rame dgn buku yg ngajak hubungan intim...
Sebagai seorang penulis, bener2 sakit hati bgt sama tuh buku
Tapi apa yg bisa kita lakukan? Nothing!
Kita cuma beristigfar lalu sudah, setelah itu hidup sepeeti biasa lagi. Seolah-olah keadaan sedang baik-baik saja dan sedang tidak terjadi apa-apa.
Ga ada lagi yg bisa kita lakukan
Maka malam ini kita belajar menulis pun dalam rangka memperbaiki keadaan..
Jika ingin terkenal, maka jadikan terkenalnya kita untuk memperbaiki keadaan..
Maka malam ini disini, kita sedang memulai sejarah kita guys..
Sejarah tentang meninggalkan jejak bagi anak2 kita di masa yg akan datang..:)
Mari kita meninggalkan jejak dan berkata kepada keturunan kita bahwa kita pernah hidup di muka bumi ini dgn meninggalkan jejak kebaikan, bukan sebaliknya
Oke guys.. jadi, jika hari ini niat menulis kita masih terlalu dangkal, mulai skrang ubahlah, dan perdalam niat kita...
Kembali ke soal yg kita tuliskan.
Guys, gimanapun juga, sepakat atau ngga tulisan yg kita tulis akan benar2 memberikan pengaruh kepada pembacanya.
Berpengaruh = memberikan perubahan
Perubahan Jutaan orang = Merubah peradaban.
"Iya gitu MasTen? Nulis aja baru belajar sekarang!!" Hehe, Hal penting yg harus kita dahulukan ketika Anda ingin belajar menulis adalah katakan kpd diri terlebih dahulu bahwa Anda adalah seorang penulis.
Coba deh pejamkan mata sebentar, tarik nafas pusatkan pikiran dan katakan kepada diri sendiri:
"saya mengijinkan diri saya untuk menjadi seorang penulis bermanfaat, menginspirasi dan menjadikannya best seller atau lebih baik dari itu."
Sy kasih waktu 1 menit ya..
Silahkan praktikan
Yuk praktekin dl..
Silahkan lakukan selama satu menit... rasakan kata2 tersebut mengalir dalam darah dan hati kita
Begitulah... sering kali kita menggebu ingin melakukan sesuatu dan terlihat keren dan hal lainnya, tapi tiba2 saja menyerah ketika kita bertemu dengan masalah..
Coba deh pikirin ini:
Jika untuk menjadi sarjana butuh 4 tahun, maka untuk menjadi penulis hanya cukup NENGIKRARKAN diri sendiri bahwa kita adalah srorang penulis
Maka, jika hari ini ada yang merasa minder, nggak Pede dgn tulisan kita, jangan2 karena kita nggak percaya bahwa kita adalah seorang penulis. Maka langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah MENGIJINKAN DIRI KITA UNTUK MENJADI PENULIS.
Yup, meskipun belum menghasilkan buku.
Jadi, hal yang paling pertama kita lakukan untuk menghasilkan karya adalah bukan dgn nemulai menulis dulu
Tapi mulailah dgn MENGIJINKAN KEDALAM DIRI KITA SENDIRI BAHWA KITA ADALAH SEORANG PENULIS
Berdamailah dgn diri kita dan marilah sepakati bersama dalam diri kita bahwa kita adalah seorang penulis.
Proses kita belajar menulis adalah ciri kita sedang berkembang
Proses yg berhenti, baru itulah mati sudah
Bahkan sampai skarang pun kita masih belajar
Jadi jangan pernah berhenti.. karena berhenti sudah itu mati...
Perihal buku terbit, itu tinggal menunggu waktu saja..
Pernah liat film drama One Litre of Tears?
Film ini menceritakan tentang seorang gadis SMP yg akan masuk ke sma.. tetiba dia kena penyakit langka
Perlahan, badannya mulai tidak berfungsi..
Diawal doa frustasi dan bilang "kenapa hidupku harus seperti ini?" Dia mengeluh sampai pada akhirnya dia bertemu pada titik "nggak ada gunanya aku mengeluh"
Ponis dokter bahwa hidupnya tinggal sekitar satu tahunan lagi dia manfaatkan untuk menjadikan waktunya sebagai golden time buat keluarga
Namun, sebagai manusia dia tetap ingin bercerita
Lalu dia tumpahkan melalui buku diari
Setiap hari dia menulis tentang hidupnya dalam buku diary
Sampai akhirnya dia nggak bisa menggerakan tangannya
Mulutnya tetiba ga bisa bicara
Tapi dia tetep keukeuh nulis
Dan sampai meninggalnya, diarynya sudah puluhan buku
Ketika meninggal inilah justru dia menginspirasi banyak orang melalui tulisannya..
Surat kecil untuk Tuhan itu ngeadopsi film ini..
------
Poin pentingnya bukan di filmnya tapi dari menulis
Sedikit banyak menulis memberikan motivasi hidup ke yang namanya Aya ini
Film ini kisah nyata
Jadi, tulisan itu efeknya bukan hanya ke si pembaca aj, tetapi ke si penulisnya itu sendiri
"tapi coach, wajar dia nulis bnyak gtu? karna hidupnya fokus akan hal itu.. sementara saya atau mungkin teman2, banyak yg kita lakukan dan kerjakan."
nah itu gimana?<<---- nice reason...
Kita balik, sesibuk apakah Sukarno, tapi dia menulis banyak buku.. salah satunya buku tebal Dibawah Bendera Revolusi
Sesulit apakah Buya Hamka, Pram, sehingga mereka menghasilkan buku2 di balik penjara..
Jadi sebenernya masalahnya bukan dikesibukan, tapi dari diri kita sendiri yg merasa maklum
Memaklumi bahwa diri kita orang sibuk
Padahal saya yakin akan selalu ada waktu untuk menulis
--------
Pada akhirnya diri kita lah yang mengetahui sejauh mana usaha kita..:) usaha berbanding lurus dgn hasil..
Hasil berbanding lurus dgn keyakinan kita sebagai seorang penulis
Maka jika ada yang beralasan bahwa "nulis itu bukan passion saya"
Maka hari ini saya ingin bilang "kita menjadi penulis bukan lagi bicara tentang passion, tetapi bicara tentang sebuah perubahan."
Setelah itu barulah ke masalah teknis
Ngumpul sesama penulis
Srperti skrng ini
Kl gaul sama orang ganteng, kebawa ganteng.. hehehe
Oke, sebagai penutup, mari kita bercermin dari Aya di film One litre of tears tadi tentang manfaat menulis.
Menulis itu bisa:
1. Memberikan manfaat kepada banyak orang
2. Lebih PeDe
3. Menguatkan branding
4. Amal jariyah
5. Meninggalkan jejak untuk orang yang kita cintai
6. Menambah penghasilan
7. Memperbaiki keadaan
Jadi, kenapa harus menulis? Karena kita punya tanggung jawab untuk memperbaiki keadaan..
Agar suatu kelak ketika Allah bertanya tentang apa yang sudah dilakukan untuk negeri ini, kita bisa menjawabnya..
Walaupun mungkin tidak terlalu banyak mengubah keadaan. Tapi semoga tulisan kia mengubah orang2 terdekat kita guys...
Tugas1:
1. Buat Ikrar Peristiwa, upload di facebook. Lalu tag saya, dan PJ
Tugas 2:
2. Buat artikel minimal 3 halaman. Tema "Kenapa saya harus menulis?"
Upload artikel tersebut di blog. Lalu masukan link nya di buku tamu blog saya ya.
Blog saya:
Tendimurti.com
Dikomen kasih tulisan tugas 1 KMO Clu 4A)
Deadline tgl 14 Nov 21.00 ya
Oke guys.. sampai disini dulu ya...
Ingat, JANGAN MANJA.
Nggak punya blog, BIKIN BLOG
jangan nanya, kl nggak punya BLOG GIMANA?
Mental pemenang nggak gampang ngeluh
Mental pemenang nggak gampang mundur...
Mental pemenang nggak gampang kabur...
Mental pemenang. JUST DO THE BEST!
Post a Comment