Wednesday, December 31, 2014

kenapa dengan pacaran??


Hem,, jujur ane bosen sebenarnya membahas hal ini, pacaran.. pacaran.. pacaran.. Gak ada yang salah sii dengan pacaran, buat mereka yang udah halal menjalin hubungan (suami/istri) tapi menjadi maslah besar kalau buat mereka-mereka yang belum ada ikatan resmi. Mungkin orang awam gak peduli atau sangat membenci dengan orang-orang yang melarang dan mengingatkan terkait pacaran, itu semua karena ketidaktahuan mereka, lantas dari ketidaktahuan itu mereka gak mau berkembang, gak mau mencari taauu, bahkan banayak yang ndak mau tau. Yang mereka tau hanyalah mengikuti kemajuan zaman, tren, berhubungan bebas, tak ada batasan laki-laki dan perempuan, ya wonngg ndak ngapa-ngapain kok Cuma pacaran biasa aaja buat pendekatan??


Huuaaamm,, bosen sii mendengar alasan itu, tapi yang lebih parah lagi mereka yang tau, namun pura-pura ndak tau, atau sembunyi-sembunyi biar ndak ketauan, atau membuat atauran sepengetahuan mereka.. wah paling sebel saia dengan yanng satu ini. dAn ironiis nya itu semua lebih bnyak saia temukan dilingkungan baru. Jadi benci mlihat orang-orrang yang bersikap begitu. Mereka tau, mereka bahkan sangat amat tau, mereka sadar, bahkan sangat amat sadar. mereka sudah mendapatkan ilmunya, pembelajarannya, tapi mengapa dengan mudahnya mereka melakukannya. Seolah-olah mereka tau itu jurang, tetapi mengapa mereka tetap lompat kedalamnya dengan cara perlahan-lahan.. 

Bagaimana ya memberiahukan mereka itu, bukan merasa suci dan lebih baik tapi mereka sudah tau looh itu ndak dibolehkan tapi kenapa masih dilakukan. Kami marah karna mereka adalah bagian dari keluarga kami, karna mereka adalah saudara kami. Saia sangat amat benci dan sebel melihat yang demikian, ya wlaupun mereka gk ngapa-ngapain. Wlaupun mereka amar ma’ruf, walupun mereka bla, bla, bla... tapi tetaap saja ada unsur berrkhalawat setiap saatnya. Dan saia sebenarnya kesel ketika masih ada cewek or cowok yang mengemis cinta dengan seorang pria/wanita.. haduuhh.. please deh mb-mb kenapa sii kalian itu masih saja melakukan hal yang memalukan demikian. Kenapa?? Apakah rasa malu itu sudah hilang?? Selalu meminta dan mengemis kepada para pria-pria yang bertebaran di luar, kepada pria-pria yang mengobral-obralkan janji, yang hanya memodalkan cinta dengan gombalan semata. Mirriiiss melihat itu, tapi kalian yang merasakan dan menjalani tidak merasakan itu semua sebagai masalah besar. Coba dehh alihkan saja cinta yang kalian ngemiis itu untuk pemilik cinta dari segala cinta, coba di alihkan ke keluarga yang sangat mencintai kalian dengan sepenuh hati, selalu mendukung langkah kalian, selalu setia banting tulang untuk cinta yang diberikan kepada kalian.

Coba cinta itu dialihkan kepada para sahabat karib kalian yang selalu senantiasa bersama-sama dengan kalian, yang selalu menemani kalian dimanapun kalian berada, yang selalu setia mendengarkan curahan hati tentang si doi, bahkan kalian tak pernah memfikirkan perasaan sahabat kalian ketika kalian mencurahkan semua isi hati tentang si doi. Sedangkan doi sendiri hanya bisa menuntut ini dan itu, begini dan begitu. Apakah kalian masih tidak sadar dengan itu semua?? Apakah kalian masih rela merasakan itu?? Mengemis cinta basi?? Apakah kalian masih rela membiarkan ini semua terus menerus terjadi. Dosa yang mengalir setiap saat ketika bersama si doi, baik langsung maupun tak langsung,, coba dehh kalau kesempatan itu kalian manfaatkan ke keluarga or sohib pasti pahala selalu mengalir. kalian apakah masih tak sadar pacaran hanya membuat dosa semakin bertambah, pacaran akan membuat kehormatan kalian semakin rendah, pacaran akan membuat kalian semakin di pandang tak baik??? Kalian tau, kalaian sadar, lalu mengapa kalian masih membiarkan itu semua terjadi hingga saat ini?? Kawan, aku begini bukan karena aku cemburu dengan kalian yang pacaran, tapi karna aku sayang dengan kalian.
Kawan, hayoolah sejenak saja bersabar menahan hawa nafsu itu, karna semua akan indah pada waktunya. Kawan pacaran pun bisa kalian rasakan jika kalian telah menikah, kepada orang yang halal bagi kalian, kepada seseorang yang akan senantiasa bersama kalian, kepada seseorang yang menjadikan amal ibadah kalain semakin bertambah dengan melakukan hal tersebut. Kenapa masih ragu, pacaran setelah pernikahan yang semakin indah, pacaran setelah pernikah yang membuat kalian nyaman dan jelas memang seseorang itu telah menjadi milik kalian, tak ada hitung rugi, tak akan ada kecewa, tak ada yang harus disembunyikan lagi, karna cinta itu telah halal, dan itu adalah ladang pahala kalian. Keep istiqamah saudaraku, Semangat menahan nafsu syahwat dunia,
Percayalah semua indah pada waktunya, Karna semua telah tercatat jauuuh sebelum kita terlahir di dunia.. Semangat,
Mohon maaf atas salah dan khilaf..
 @_@..
Post a Comment