Monday, October 23, 2017

Duka Sedalam Cinta Lampung


Duka Sedalam Cinta. Kali pertama mendapat kabar tayang di Lampung hari Ahad, yahh sedih sekali karena tidak bisa ikut nonton disebabkan ada agenda. Pas hari Kamis pagi eh dapat kabar sudah tayang di XXI Mall Boemi Kedaton. Cus deh ke tempat kerja ketemu teman-teman, ngobrol-ngobrol langsung memutuskan untuk berangkat nonton malamnya. Niat ambil jam tayang 19.45.


Ba’da maghrib pun kami siap-siap otw dari tempat kerja. Tapi dikarenakan macet di perjalanan sampai bioskop sudah telat setengah jam. Duh rasanya sayang sekali. Akhirnya kami memutuskan untuk membeli tiket malam 20.45. rada horror sih, akhawat nonton malam-malam, tapi sudah kepalang tanggung di lokasi. Jadilah kami ber4 menonton di malam pertama tayang.
***

“Setiap jiwa akan merasakan kematian. Namun setiap  jiwa pula akan menghadap kepada Tuhannya dengan amalan masing-masing.”

Tidak ada kata terlambat untuk sebuah perubahan yang lebih baik lagi.

Duka sedalam cinta, banyak kisah dan pembelajaran yang bisa diambil di dalmnya. Kisah tentang sebuah perjalanan dan pengorbanan. Sepanjang cerita yang mendominasi adalah kisah tetang pengorbanan. Dimana Mas Gagah harus berkorban hingga akhir hayatnya. Atau Yuda dan Gita yang harus berkorban dengan cinta sejatinya. Belum lagi tentang para pemimpin yang berkorban untuk rakyatnya. Selain pengorbanan sosok pemimpin yang ditampilkan di dalam film Duka Sedalam Cinta adalah pemimpin idaman masa kini. Dimana hanya sedikit pemimpin yang bersikap peduli, turun langsung ke bawah melihat kondisi, mengajak rakyat mengingat Rabbnya, serta berkorban untuk rakyatnya. Film ini juga secara tidak langsung menperlihatkan keindahan alam Indonesia yang kaya dan menakjubkan. Rekomended banget untuk disaksikan.



“Karena dalam hidup ini bukan tentang apa yang kita miliki akan tetapi tentang apa yang telah kita berikan kepada banyak orang.”

note : kabar baiknya hari ini masih tayang dan... tiket malam ini masih ada yang pukul 09.00. ayo dukung film islami. film indonesia. film kekinian. film baik.

Post a Comment